Rabu, 15 Juni 2016

Animasi



  Animasi  adalah  gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar atau objek yang dimaksud dalam definisi di atas bisa berupa gambar manusia, hewan, maupun tulisan. Pada proses pembuatannyam sang pembuat animasi atau yang lebih dikenal dengan animator harus menggunakan logika berfikir untuk menentukan alur gerak suatu objek dari keadaan awal hingga keadaan akhir objek tersebut. Perencanaan yang matang dalam perumusan alur gerak berdasarkan logika yang tepat akan menghasilkan animasi yang menarik untuk disaksikan. Media Audio Visual (Animasi)
Menurut Wikipedia (2009) dalam Anonim (2010), animasi atau lebih akrab disebut dengan film animasi adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak, dengan bantuan computer dan grafika computer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Flash adalah alat untuk membuat web site yang interaktif dan web site yang dianimasikan. Animasi flash adalah gambar bergerak yang dibuatdengan menggunakan alat untuk membuat web site yang interaktif dan web yang dianimasikan.
Menurut Artawan (2010), ada tiga jenis format animasi yaitu animasi tanpa sistem control misalnya untuk pause, memperlambat kecepatan pergantian frame, zoom in, zoom out dan lain sebagainya, animasi dengan sistem kontrol dan animasi manipulasi langsung, dimana guru dapat berinteraksi langsung dengan kontrol navigasi.
Media animasi termasuk jenis media visual audio, karena terdapat gerakan gambar dan suara. Menurut Sudrajat (2010), pembelajaran audio visual didefinisikan sebagai produksi dan pemanfaatan bahan yang berkaitan dengan pembelajaran melalui penglihatan dan pendengaran yang secara eksklusif tidak selalu harus bergantung kepada pemahaman kata-kata dan simbol-simbol sejenis.

Menurut Furoidah (2009), media animasi pembelajaran merupakan media yang berisi kumpulan gambar yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan gerakan dan dilengkapi dengan audio sehingga berkesan hidup serta menyimpan pesan-pesan pembelajaran. Media animasi pembelajaran dapat dijadikan sebagai perangkat ajar yang siap kapan pun digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran.
Media Animasi dalam pembelajaran bertujuan untuk memaksimalkan efek visual dan memberikan interaksi berkelanjutan sehingga pemahaman bahan ajar meningkat.  
Media Animasi dalam pembelajaran  memiliki kemampuan untuk dapat memaparkan sesuatu yang rumit atau komplek untuk dijelaskan dengan hanya gambar dan kata-kata saja. Dengan kemampuan ini maka Media animasi dapat digunakan untuk menjelaskan suatu materi yang secara nyata tidak dapat terlihat oleh mata, dengan cara melakukan visualisasi maka materi yang dijelaskan dapat tergambarkan.
Media Animasi dalam pembelajaran yang digunakan baik pada penjelasan konsep maupun contoh-contoh, selain berupa animasi statis auto-run atau diaktifkan melalui tombol, juga bisa berupa animasi interaktif dimana pengguna (siswa) diberi kemungkinan berperan aktif dengan merubah nilai atau posisi bagian tertentu dari animasi tersebut. Urutan kegiatan belajaranya dapat meliputi : melihat contoh, mengerjakan soal latihan, menerima informasi, meminta penjelasan, dan mengerjakan soal/evaluasi (Suwarna, 2007).

Peranan Media Audio Visual (Animasi)

Menurut Hidayat (2010) Manfaat secara umum, media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Tetapi secara. lebih khusus ada beberapa manfaat media yang lebih rinci.
Menurut Kemp dan Dayton (1985) dalam Hidayat (2010) manfaat media dalam pembelajaran, yaitu:
  • Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan. Setiap guru mungkin mempunyai penafsiran yang berbeda beda terhadap suatu konsep materi pelajaran tertentu. Dengan bantuan media, penafsiran yang beragam tersebut dapat dihindari sehingga dapat disampaikan kepada siswa secara seragam. Setiap siswa yang melihat atau mendengar uraian suatu materi pelajaran melalui media yang sama, akan menerima informasi yang persis sama seperti yang diterima oleh siswa-¬siswa lain. Dengan demikian, media juga dapat mengurangi terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa di manapun berada.
  • Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik. Berbagai potensi yang dimilikinya, media dapat menampilkan informasi melalui suara, gambar, gerakan dan warna, baik secara alami maupun manipulasi. Materi pelajaran yang dikemas melalui program media, akan lebih jelas, lengkap, serta menarik minat siswa. Dengan media, materi sajian bisa membangkitkan rasa keingintahuan siswa dan merangsang siswa bereaksi baik secara fisik maupun emosional. Singkatnya, media pembelajaran dapat membantu guru untuk menciptakan suasana belajar menjadi lebih hidup, tidak monoton, dan tidak membosankan.
  • Proses belajar menjadi lebih interaktif. Jika dipilih dan dirancang secara baik, media dapat membantu guru dan siswa melakukan komunikasi dua arah secara aktif selama proses pembelajaran. Tanpa media, seorang guru mungkin akan cenderung berbicara satu arah kepada siswa. Namun dengan media, guru dapat mengatur kelas sehingga bukan hanya guru sendiri yang aktif tetapi juga siswanya.
  • Efesiensi dalam waktu dan tenaga. Keluhan yang selama ini sering kita dengar dari guru adalah, selalu kekurangan waktu untuk mencapai target kurikulum. Sering terjadi guru menghabiskan banyak waktu untuk menjelaskan suatu materi pelajaran. Hal ini sebenarnya tidak harus terjadi jika guru dapat memanfaatkan media secara maksimal. Misalnya, tanpa media seorang guru tentu saja akan menghabiskan banyak waktu untuk mejelaskan sistem peredaran darah manusia atau proses terjadinya gerhana matahari. Padahal dengan bantuan media visual, topik ini dengan cepat dan mudah dijelaskan kepada anak. Biarkanlah media menyajikan materi pelajaran yang memang sulit untuk disajikan oleh guru secara verbal. Dengan media, tujuan belajar akan lebih mudah tercapai secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin. Dengan media, guru tidak harus menjelaskan materi pelajaran secara berulang ulang, sebab hanya dengan sekali sajian menggunakan media, siswa akan lebih mudah memahami pelajaran.
  • Meningkatkan kualitas hasil belajar. Penggunaan media bukan hanya membuat proses pembelajaran lebih efisien, tetapi juga membantu siswa menyerap materi pelajaran lebih mendalam dan utuh. Bila hanya dengan mendengarkan informasi verbal dari guru saja, siswa mungkin kurang memahami pelajaran secara baik. Tetapi jika hal itu diperkaya dengan kegiatan melihat, menyentuh, merasakan, atau mengalami sendiri melalui media, maka pemahaman siswa pasti akan lebih baik.
  • Media memungkinkan proses pembelajaran dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.Media pembelajaran dapat dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat melakukan kegiatan pembelajaran secara lebih leluasa, kapanpun dan dimanapun, tanpa tergantung pada keberadaan seorang guru. Program program pembelajaran audio visual, termasuk program pembelajaran menggunakan komputer, memungkinkan siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara mandiri, tanpa terikat oleh waktu dan tempat. Penggunaan media akan menyadarkan siswa betapa banyak sumber sumber belajar yang dapat mereka manfaatkan dalam belajar. Perlu kita sadari bahwa alokasi waktu belajar di sekolah sangat terbatas, waktu terbanyak justru dihabiskan siswa di luar lingkungan sekolah.
  • Media dapat menumbuhkan sikap positip siswa terhadap materi dan proses belajar. Dengan media, proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri sumber sumber ilmu pengetahuan. Kemampuan siswa untuk belajar dari berbagai sumber tersebut, akan bisa menanamkan sikap kepada siswa untuk senantiasa berinisiatif mencari berbagai sumber belajar yang diperlukan.
  • Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif. Dengan memanfaatkan media secara baik, seorang guru bukan lagi menjadi satu satunya sumber belajar bagi siswa. Seorang guru tidak perlu menjelaskan seluruh materi pelajaran, karena bisa berbagi peran dengan media. Dengan demikian, guru akan lebih banyak memiliki waktu untuk memberi perhatian kepada aspek aspek edukatif lainnya, seperti membantu kesulitan belajar siswa, pembentukan kepribadian, memotivasi belajar, dan lain-lain.

Senin, 25 April 2016

CARA PEMBUATAN BLOG (UTS MEDIA PEMBELAJARAN)



1.     Langkah Pembuatan Blog
a.       Buatlah email gmail terlebih dahulu. Kenapa harus gmail, karena saat kita akan login, maupun mendaftar ke tempat pembuatan blog, yakni Blogger.com, disyaratkan telah memiliki akun email gmail (bukan yang lain seperti yahoo, hotmail dan lainnya).
b.      Masuk ke alamat www.blogger.com, kemudian isi kana lat email dan password yang telah kamu buat, lalu klik “Masuk”
c.       Setelah login, kemudian kamu akan diarahkan pada suatu tampilaan, lalu klik “Blog Baru”
d.      Akan muncul halaman kecil yang mana terdapat 4 langkah singkat pembuatan blog di dalamnya, Tuliskan nama dan pilih alamat blog. Pada kolom alamat, pilih lah alamat blog gratis yang belum digunakan orang lain, misalnya namasaya.blogspot.com dan sebagainya.  Jika sudah digunakan orang maka akan terlihat tanda seru (!) berwarna kuning atau jika belum ada yang menggunakan sama sekali maka akan tampak tanda benar atau centang berwarna biru.
e.       Tahap selanjutnya yaitu pilih lah template yang kamu inginkan, klik “Buat Blog” untuk menyimpan nama dan tampilan yang sudah kamu pilih
f.       Blog siap untuk digunakan

2.     Kelebihan dan kekurangan Blogspot
a.       Kelebihan
1.      Dapat dibuat secara gratis
2.      Mudah digunakan oleh penggunanya
3.      Blogspot merupakan milik Google jadi mudah dalam pencariannya
4.      Dapat digunakan dengan mudah dan praktis karena sudah didukung dengan Bahasa Indonesia
5.      Tampilan blogspot dapat dimodifikasi, layout, template dapat diubah sesuai dengan yang kita inginkan
6.      Dapat digunakan untuk berbagi informasi
7.      Dapat dijadikan sebagai media pencari uang
b.      Kekurangan
1.      Rentan terkena virus hacker
2.      Template bawaan masih sangat sederhana
3.      Terikat dengan peraturan Google
4.      Tidak bia melihat statistik pengunjung. jumlah pengunjung, search term yang mereka pakai, dari mana mereka berasal, dan berbagai statistik lain. ( kecuali anda memasang script tracker Google Analytics di widget anda. sedang kami uji coba nih.
5.      Jika pengunjung hendak memberikan komentar, pengunjung perlu membuka halaman baru.

3.     Manfaat yang diperoleh dengan membuat blog
-          Dapat memperoleh informasi
-          Mengasah keterampilan menulis
-          Sebagai media promosi diri
-          Dapat digunakan untuk berbisnis secara online
-          Sebagai sarana promosi barang dan jasa
-          Tempat curahan hati
-          Sebagai tempat berekspresi atau menyalurkan hobby

4.     Situs lain yang menyediakan pembuatan blog gratis selain blogspot
Wordpress
Wordpress menjadi pilihan terbanyak kedua bagi seseorang yang akan membuat blog. Jika kalian menginginkan sebuah blog yang berpotensi mendapatkan banyak pembaca dan komentar, wordpresslah jawabannya. Karena saat kita mendaftarkan diri ke wordpress kita akan tergabung dalam sebuah komunitas blog yang besar dimana akan selalu muncul update postingan setiap blog yang akan dilihat oleh setiap blogger yang memakai wordpress. Hal inilah yang berperan besar dalam membuat wordpress menjadi blog yang diminati banyak orang. Meski pilihan templatenya banyak, tetapi cara pemasangannya relatif sulit. Sehingga bagi blogger pemula pasti akan sedikit kebingungan dalam pemasangannya yang tidak semudah blogger.

Blogsome
Blogsome memiliki kesamaan dengan wordpress. Meski kuarng polpuler karena tidak banyak yang menggunakan, tetapi blogsome memiliki tampilan halaman admin yang lebih sederhana. Kekurangan yang membuat banyak orang enggan untuk memakainya adalah sedikitnya template yang disediakan, baik bawaan dari blogsome maupun dari pihak ketiga.
 
Webnode
Webnode lebih menyasar bagi kalangan pengusaha yang ingin memasarkan produknya secara online. Situs ini terlihat begitu menawan pada halaman mukanya. Tetapi untuk eksistensinya sampai saat ini baru sedikit masyarakat yang baru mengenalnya. Jika kalian tipe pebisnis yang ingin membuat sebuah weblog secara gratis untuk memasarkan produk, webnode bisa jadi salah satu pertimbangan yang tepat.
 
BlogDetik
Inilah situs penyedia layanan pembuatan blog yang paling terkenal buatan Indonesia. Jika mendaftar di sini, ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan. Misalnya saja adalah postingan kita akan dimuat dalam halaman situs detik.com maupun subdomain lainnya jika artikel kita terpili sebagai artikel yang berkualitas.

Kelebihan dan kekurangan Wordpress dibandingkan dengan blogger
Kelebihan :
1.      Terintegrasi dengan berbagai Produk Automattic lain seperti akismet dan gravatar.
2.      Proses Sign up mudah
3.      Bisa memiliki banyak blog dalam satu account
4.      Fitur My Comments. Jika anda memberikan komentar di blog wordpress.com lainnya, anda dapat mlihatnya di dashboard blog anda
5.      Fitur BlogStat. Anda dapat melihat statistik blog anda. Berapa pengunjung yang datang, search term apa yang mereka pakai, Post paling diminati pengunjung, dan lain – lain.
6.      Tampilan dashboard blog yang fancy.
7.      Tersedia navigasi dalam bahasa Indonesia 
8.      Template bawaan yang sangat banyak
Kekurangan :
1. Tidak bisa pasang script adsense.
2. Tidak bisa edit CSS. Sebenarnya bisa sih, tapi anda harus upgrade layanan ke versi
     berbayarnya.
3. Tampilan dashboard sedikit kompleks.
4. Tidak bisa menambah plugin

5.     Kedepannya blog yang saya buat akan diisi untuk
a.       Media bisnis online
b.      Mengembangkan hobby dengan menulis
c.       Digunakan sebagai salah satu media dalam pembelajaran dikelas
d.      Untuk bertukar informasi dengan teman-teman yang berada jauh,  tanpa harus bertatap muka
e.       Digunakan untuk tempat curahan hati

METODE SCRAMBLE



A.    PENGERTIAN SCRAMBLE
Istilah scramble berasal dari bahasa inggris yang diterjemahkan dalam bahasa indonesia berarti perebutan, pertarungan, perjuangan. Metode scramble adalah pembelajaran secara berkelompok dengan mencocokkkan kartu pertanyaan dan kartu jawaban yang telah disediakan sesuai dengan soal. Sedangkan Soeparno berpendapat bahwa metode scramble adalah salah satu permainan bahasa, pada hakikatnya permainan bahasa merupakan suatu aktivitas untuk memperoleh keterampilan tertentu dengan cara menggembirakan.
Scramble merupakan metode mengajar dengan membagikan lembar soal dan lembar jawaban yang disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia. Siswa diharapkan mampu mencari jawaban dan cara penyelesaian dari soal yang ada. Scramble dipakai untuk jenis permainan anak-anak yang merupakan latihan pengembangan dan peningkatan wawasan pemikiran kosakata.

B.     MACAM MACAM METODE SCRAMBLE
Sesuai dengan sifat jawabannya scramble terdiri atas bermacam-macam bentuk yakni :
a.        Scramble kata, yakni sebuah permainan menyusun kata-kata dan huruf-huruf
yang telah dikacaukan letaknya sehingga membentuk suatu kata tertentu yang bermakna misalnya :
alpjera = pelajar
ktarsurt = struktur
b.        Scramble kalimat : yakni sebuah permainan menyusun kalimat dari kata-kata
acak. Bentuk kalimat hendaknya logis, bermakna, tepat, dan benar.
c.        Scramble wacana : yakni sebuah permainan menyusun wacana logis
berdasarkan kalimat-kalimat acak. Hasil susunan wacana hendaknya logis, bermakna. Melalui pembelajaran kooperatif metode scramble, siswa dapat dilatih berkreasi menyusun kata, kalimat, atau wacana yang acak susunannya dengan susunan yang bermakna dan mungkin lebih baik dari susunan aslinya. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa metode scramble merupakan metode yang berbentuk permainan acak kata, kalimat, atau paragraf. Pembelajaran kooperatif metode scramble adalah sebuah metode yang menggunakan penekanan latihan soal berupa permainan yang dikerjakan secara berkelompok. Dalam metode pembelajaran ini perlu adanya kerja sama antar anggota kelompok untuk saling membantu teman sekelompok dapat berpikir kritis sehingga dapat lebih mudah dalam mencari penyelesaian soal. Metode permainan ini diharapkan dapat memacu minat siswa dalam pelajaran membaca pemahaman bahasa Jerman.

C.     LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN DENGAN METODE SCRAMBLE
Pembelajaran metode scramble, memiliki kesamaan dengan model pembelajaran lainnya, siswa dikelompokkan secara acak berdasarkan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, atau jika memungkinkan, anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku, jenis kelamin yang berbeda-beda.  Pernyataan ini diungkapkan oleh Lestari (2009).
a.       Guru menyiapkan sebuah wacana, kemudian keluarkan kalimat-kalimat yang terdapat dalam wacana tersebut ke dalam kartu-karu kalimat.
b.      Guru membuat kartu soal beserta kartu jawaban yang diacak nomornya sesuai materi bahan  ajar  teks  yang  telah  dibagikan  sebelumnya  dan  membagikan  kartu  soal tersebut.
c.       Siswa  dalam  kelompok  masing-masing  mengerjakan  soal dan  mencari  kartu  soal untuk jawaban yang cocok, sebelumnya jawaban telah di acak sedemikian rupa.
d.      Siswa di haruskan dapat menyusun kata jawaban yang telah tersedia dalam waktu yang telah ditentukan. Setelah selesai mengerjakan soal, hasil pekerjaan siswa dikumpulkan dan dilakukan pemeriksaan.

D.    MANFAAT PENGGUNAAN METODE SCRAMBLE
·         Bagi Peserta Didik :
a.       Peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengingat istilah yang sulit akan terkurangi bebannya.
b.      Peserta didik lebih termotivasi untuk belajar.
c.       Meningkatkan kemampuan bekerja sama dan bersosialisasi.
·         Bagi guru :
a.       Mendapat Pengalaman langsung dalam pelaksanaan pembelajaran.
b.      Sebagai motivasi meningkatkan keterampilan untuk memilih strategi
      pembelajaran yang bervariasi yang dapat memperbaiki sistem pembelajaran
      sehingga memberikan layanan yang terbaik bagi peserta didik.
d.       Guru dapat semakin menciptakan suasana lingkungan kelas yang menyenangkan tapi tetap serius.

E.     KELEBIHAN DAN KEKURANGAN METODE SCRAMBLE
1.      Kelebihan
a)     Setiap anggota kelompok bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dikerjakan dalam kelompoknya. Setiap anggota kelompok harus mengetahui bahwa semua anggota mempunyai tujuan yang sama. Mereka harus berbagi tugas dan tanggung jawab, dikenai evaluasi, dan berbagi kepemimpinan. Selain itu, setiap anggota kelompok membutuhkan keterampilan untuk belajar bersama dan nantinya akan dimintai pertanggungjawaban sei cara individual tentang materi yang ditangani dalam krlompok kooperatif. Maka dari itu, dalam teknik ini setiap siswa tidak ada yang diam karena setiap individu diberi tanggung jawab akan keberhasilan kelompoknya.
b)      Model pembelajaran ini memungkinkan siswa untuk saling belajar sambil bermain. Mereka dapat berkreasi sekaligus belajar dan berfikir, mempelajari sesuatu secara santai dan tidak membuat mereka stress atau tertekan.
c)      Selain membangkitkan kegembiraan dan melatih keterampilan tertentu metode scramble juga dapat memupuk rasa solidaritas dalam kelompok.
d)    Materi yang diberikan melalui salah satu metode permainan biasanya mengesankan dan sulit untuk dilupakan.
e)     Sifat kompotitif dalam metode ini dapat mendorong siswa berlomba – lomba untuk maju.
2.      Kekurangan
a)     Pembelajaran ini terkadang sulit dalam merencanakannya karena terbentur dengan kebiasaan kebiasaan siswa dalam belajar.
b)  Terkadang dalam mengimplementasikannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga guru sulit menyesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan.
c)   Selama kriteria keberhasilan belajar ditentukan oleh kemampuan siswa menguasai materi pelajaran, pembelajaran ini akan sulit diimplementasikan guru.